You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue. PEMERINTAH NAGARI TANDIKEK SALURKAN BANTUAN UNTUK TPA AL-KAHFI DALAM RANGKA PEMBINAAN GENERASI MUDA | Nagari
Logo Nagari Tandikek

Kec. Kinali, Kab. Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat

Tandikek adalah sebuah nagari di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Awal mulanya adalah sebuah jorong bernama Tandikek. Nagari Tandikek

PEMERINTAH NAGARI TANDIKEK SALURKAN BANTUAN UNTUK TPA AL-KAHFI DALAM RANGKA PEMBINAAN GENERASI MUDA

Administrator 03 Agustus 2025 Dibaca 79 Kali
PEMERINTAH NAGARI TANDIKEK SALURKAN BANTUAN UNTUK TPA AL-KAHFI DALAM RANGKA PEMBINAAN GENERASI MUDA

 

Dalam rangka memperkuat pembinaan generasi muda di bidang keagamaan, Pemerintah Nagari Tandikek menyalurkan bantuan sarana pendukung pembelajaran kepada Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Kahfi yang berada di lingkungan Nagari Tandikek.

Bantuan yang diberikan berupa 1 set alat rebana (robbana) dan 5 unit papan tulis sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar santri di TPA tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Penjabat (PJ) Wali Nagari Tandikek, didampingi oleh Ketua Bamus, perangkat nagari, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, PJ Wali Nagari menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan keagamaan merupakan salah satu prioritas pemerintah nagari dalam membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak, dan berkualitas. Pemerintah Nagari berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengelola dan santri TPA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap lembaga pendidikan keagamaan di nagari. Kami ingin anak-anak kita tumbuh dengan nilai-nilai agama yang kuat, sebagai bekal membangun masa depan nagari,” ujar PJ Wali Nagari Tandikek.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Nagari Tandikek untuk terus mendukung program keagamaan yang menyasar langsung ke masyarakat, khususnya anak-anak usia dini hingga remaja, sebagai upaya menjaga moral dan budaya religius di tengah masyarakat.